mMmm…Udah lama tidak mendengar berita dari kampus (Universitas Lampung). Apa kabarnya ya?? Baru-baru ini Unila mengadakan seminar internasional di Bali skitar tanggal 14-18 Mei 2009 yang bertema…….. Lama tidak menjadi mahasiswa saya jadi merasa bosan. Saya ingin sekali kuliah lagi…apalagi diluar negeri, tapi apa daya?? Saya sudah pernah gagal ngajuin beasiswa ke jepang dan itu membuat saya jadi malas untuk berburu beasiswa lagi. Mungkin suatu saat saya bisa kembali mempunyai keinginan untuk melanjutkan S2.
Kalau saja saya tidak pulang ke Jakarta dan menetap sementara di Lampung tentu saya bisa menjadi participant diseminar tersebut. Tentunya dengan pendekatan-pendekatan ke Bapak Ir. Anshori Djausal, M.T., Bapak Masdar Helmi, S.T.,D.E.A., Bapak Fikri Alami, S.T., M.Sc., Bapak Bayzoni, S.T., M.T. Mereka adalah beberapa dosen STRUKTUR yang mengajar sekaligus peneliti Ferosemen di Fakultas Teknik UNILA. Yaa..saya memang pernah bekerja dengan mereka yang merangkap menjadi dosen saya sendiri. Saya terkesan menjadi sangat bangga bisa mengenal dan belajar dari mereka. Saya sempat dilibatkan oleh mereka di beberapa proyek bangunan di Propinsi Lampung.
Kembali ke SEMINAR di Bali…
Syukur Alhamdulillah…setelah meneliti Ferrocement dari tahun 1980an, Bapak Ir. Anshori Djausal, M.T., dinobatkan sebagai ketua IFS (International Ferrocement Center). Beberapa teman beliau sebelumnya di IFS adalah DR. Lilia Austriaco, Dr. Pitchai Nimityongkul (Direktur International Ferrocement Information Center/IFIC) yang telah meresmikan Pusat Pengembangan Ferosemen Indonesia di Universitas Lampung padad tanggal 22 Oktober 2002. Banyak sekali karya-karya beliau di Indoneia di antaranya
1. Jembatan Bambu Semen, di Baniwangi Pelabuhan Ratu, tahun 1978
2. Musholla Hyperbolic Paraboloid ferosemen di Soreang Bandung, yang dibuat tahun 1980
3. Perahu Ferosemen
4. Pintu Gerbang Kebun Binatang Ragunan Jakarta yang dibuat tahun 1984
5. Gedung Kopi AEKI Lampung, tahun 1984
6. Mesjid Ferosemen di Palembang, dibuat tahun 1985
7. Gedung sekolah bambu semen, Liwa-Lampung, tahun 1999
8. Mesjid Nurul Falah, Lebak Bulus-Jakarta, dibuat tahun 2001
9. Mesjid Al Abror di Bandar Lampung dibuat tahun 2001
Masih banyak karya-karya ferosemen beliau yang saya tidak ketahui. Yang terbaru adalah Menara Siger yang merupakan Pintu Gerbang Propinsi Lampung yang dibangun di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Sekilas Tentang Ferosemen
Ferosemen adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan suatu bentuk beton bertulang yang berbeda dari beton bertulang biasa atau beton pratekan, terutama dari bahan dan cara pemasangan tulangan. Bahan dan cara penulangan yang sedemikian rupa dan bahan komposit yang terbentuk memberikan sifat-sifat yang sangat berbeda dengan beton bertulang biasa dalam hal kekuatan terhadap deformasi, dan kemungkinan terapannya sehingga dapat dibedakan sebagai bahan lain. Tulangan ferosemen terdiri dari tulangan yang rapat, beberapa lapis kawat jala/ Chicken Mesh Wire. Yang diisi dengan semen mortar. Dengan bentuk yang tipis yaitu sekitar 2.5 cm (1 inch)memudahkan struktur ini untuk di bentuk sesuai dengan yang diinginkan.
Penemu Ferrocement adalah JEAN LOUIS LAMBOT seorang warga negara Perancis pada tahun 1845. Awalanya dari ke-isengannya membuat perahu dayung, pot bunga, tempat duduk dll. Penemuan inilah yang menjadi inspirasi GABELLINI dan BOON yang membuat sekoci terkenal ZEEMEEUW pada tahun 1887. Pada awal tahun 1940an seorang Insinyur itali PIER LUIGI NERVI membuat konstruksi bangunan ferosemen, kapal ferosemen.
GReeeeN
GReeeeN adalah kelompok penyanyi Jepang beranggotakan empat orang mahasiswa kedokteran gigi yang tinggal di kota Koriyama, Prefektur Fukushima. Logo mereka berupa mulut yang tersenyum memperlihatkan gigi, sedangkan 4 buah huruf “e” dalam nama GReeeeN melambangkan keempat orang anggotanya.
Wajah mereka sekarang masih dirahasiakan hingga keempatnya lulus ujian negara dokter gigi dan mendapat izin praktek. Ketika tampil dalam wawancara di televisi lokal TV-U Fukushima, wajah mereka dikaburkan dengan mosaik.
Mereka pernah menitipkan CD buatan sendiri untuk dijual di toko rekaman “Lips” yang ada di depan stasiun Koriyama. GReeeeN dengan anggota yang sekarang dibentuk tahun 2004, tapi karier bermusik mereka baru benar-benar dimulai sejak tahun 2006 setelah berada di bawah manajemen Edward Limited asal Sendai. Sebelum akhirnya dikontrak Universal Music (Nayutawave Records), mereka sempat diperebutkan oleh lebih dari 10 label rekaman. Singel perdana mereka yang berjudul Michi dirilis pada bulan Januari 2007.
Singel ke-3 Ai Uta, setelah dirilis langsung masuk tangga lagu Oricon di urutan ke-8, dan terus naik hingga terhenti di urutan ke-2. Dua versi nada dering (chaku uta) dari lagu yang sama telah diunduh lebih dari 3 juta kopi.[1] Album pertama mereka, A, domo. Hajimemashite. juga berhasil menempati urutan ke-2 tangga album Oricon.
Anggota
- Hide (lahir 3 April 1980 di Prefektur Kyoto)
- navi (lahir 30 April 1980 di Prefektur Miyagi
- 92 dibaca Kuni (lahir 21 Maret 1981 di Prefektur Okinawa)
- Soh (lahir 2 Februari 1981 di Prefektur Saga
Singel
- “Michi” (24 Januari 2007)
- “High G.K Low -Hajikero-” (28 Maret 2007)
- “Ai Uta” (16 Mei 2007)
- “Hito” (14 November 2007)
- “Be Free / Namidazora” (16 Januari 2008)
- “Tabidachi” (5 Maret 2008)
- “Kiseki” (28 Mei 2008)
Album
- A, domo. Hajimemashite. (27 Juni 2007)
- A, Domo. Ohisashiburi Desu. (あっ、ども。おひさしぶりです。?) (25 Juni 2008)



Recent Comments